Ini Dia Cara Ternak Keong – Tips dan Trik Agar Tetap Sukses

Memperhatikan Kolam Yang Akan Digunakan

Cara Ternak Keong sawah

Untuk penggunaan kolam pada cara ternak keong yang tepat ini tak perlu bermacam-macam. Tentunya Anda harus memiliki lahan yang tidak terlalu kecil. Dengan begitu dapat menampung banyak sekalian keong yang akan di ternak. Sebelum melakukan pembuatan kolam, pastikan terdapat air yang cukup di sekitaran kolam. Baik itu dari air sungai hingga air sumur yang terpenting memiliki kualitas air yang baik dapat digunakan.

Pembuatan kolam sendiri bisa menggunakan kolam tanah maupun kolam semen. Karena untuk keong sendiri dapat beradaptasi dengan berbagai tempat yang baru dengan kualitas air yang tak tercemar. Hanya membutuhkan Rp. 1.500.000 pun Anda sudah mampu membuat kolam semen dengan ukuran yang cukup besar.

Sistem perairan yang di gunakan dalam kolam haruslah selalu mengalir. Ini agar membuat kolam seperti habitat dari keong yang sebenarnya. Dan hal tersebut mampu mencegah agar air tetap bersih dari kotoran dan bakteri. Tak hanya itu, karena keong selalu merambat, Anda harus membuat kolam landai agar keong bisa memanjat. Dan jika di perlukan bisa menambahkan ranting yang bercabang agar keong juga dapat merambat. Cara ternak keong sawah yang satu ini harus benar-benar di perhatikan.

Penaburan Bibit Keong Dengan Benar Dan Tepat

Cara Ternak Keong yang cepat

Salah satu cara ternak keong air tawar selanjutnya penaburan bibit yang tepat. Dalam hal ini Anda bisa melakukan cara ternak keong dengan menaburkan bibit yang tepat pada kolam yang telah di buat. Setelah itu, Anda bisa membuat batasan pada kolam agar keong yang telah di sortir tidak tercampur. Sehingga bila hal ini susah di lakukan sejak awal maka saat panen tiba Anda tak melakukan pensortiran lagi.

Melakukan Perawatan Untuk Keong

Cara Ternak Keong yang sukses

Cara ternak keong rawa yang selanjutnya adalah melakukan perawatan yang benar. Serta yang kita ketahui untuk mendapatkan keong yang berkualitas baik, Anda bisa melakukan segara cara untuk perawatannya. Salah satunya adalah menjaga kualitas dari keong ini tetap baik. Karena sejak awal telah menggunakan sistem air yang mengalir tentunya kualitas air akan tetap bersih. Namun bila Anda menggunakan air yang biasa tentu harus melakukan pergantian air dengan cara di kuras secara rutin.

Untuk pegangan keong yang telah bertelur, Anda bisa menjaring telur dari keong yang biasanya berada di pinggiran kolam. Setelah itu Anda harus meletakkannya di kolam yang terpisah. Tunggu hingga telur menetas dan menjadi keong muda, Anda bisa meletakkannya pada kolam yang lainnya. Dengan penanganan yang tepat soal telur keong tersebut. Tentunya nanti keong dapat berkembang dan siap untuk di pasarkan.

Melakukan Pemberian Pakan Secara Tepat

Cara Ternak Keong dengan benar

Salah satu cara ternak keong tutut yang selanjutnya adalah pemberian pakan. Dalam melakukan pemberian pakan yang satu ini diharapkan Anda bisa memiliki pakan yang berkualitas. Salah satunya adalah pakan yang memiliki vitamin dan juga nutrisi bagi si keongnya nanti. Jenis pakan yang bisa Anda berikan adalah daun singkong, daun pepaya dan daun yang lainnya. Pemberian pakan bisa di lakukan pada pagi hingga sore hari 1 kolam dan berisi  50 kg keong bisa di berikan setengah karung  pakan setiap harinya. Dengan biasanya Rp. 30.000 untuk setengah karung pakan sudah cukup murah.