Inilah Tips Budidaya Jamur Tiram Bagi Pemula Yang Mudah

Tips Budidaya Jamur Tiram – Banyak sekali jenis jamur yang dapat di konsumsi, apalagi di indonesia sendiri. Salah satunya adalah jamur tiram yang memiliki  bentuk sedikit membulat berwarna putih. Karena langkahnya masyarakat yang membudidayakan jamur tiram ini, menjadikan banyak sekali orang yang memiliki peluang untuk melakukan budidaya jamur.

Permintaan pasar yang tinggi pun menjadi salah satu faktor untuk jamu tiram menjadi peluang usaha terbaik untuk mendapatkan keuntungan yang sangat tinggi. Tentu salah satunya Anda yang mungkin ingin melakukan suhu budidaya jamur tiram juga bukan? Jika Anda penasaran akan tips budidaya jamur tiram yang benar yang satu ini, yuk simak informasi selengkapnya pada artikel berikut ini!

Tips Budidaya Jamur Tiram Untuk Pemula

Tips Budidaya Jamur Tiram dengan tepat

Di bawah ini kami mengulas informasi seputar tips budidaya jamur  tiram yang tepat yang bisa Anda ketahui. Adapun beberapa informasi mengenai tips budidaya jamur tiram dengan benar diantaranya adalah:

Memilih Bibit Yang Unggul

Tips Budidaya Jamur Tiram berkualitas

Salah satu tips budidaya jamur tiram putih mudah yang pertama adalah memilih bibit yang berkualitas. Jamur  tiram tentu memiliki bibitnya sendiri sehingga tak muncul sembarangan seperti jamur yang ada di hutan. Untuk melakukan usaha budidaya jamur tiram yang satu ini Anda harus memilih kualitas jamur yang benar-benar unggul. Jamur yang unggul sendiri sangat banyak kriterianya. Bila Anda sebagai pemula belum mengerti dengan kriteria tersebut. Berikut ini beberapa kriteria yang bisa Anda simak:

  • Pilihlah jamur tiram dengan BER sekitar 75% jika tidak ada maka Anda dapat menggunakan jamur tiram BER mendekati 75 %
  • Pastikan juga untuk miselium berwarna putih dan lihatlah jika jamur telah tumbuh merapat di media tumbuhnya.
  • Lihatlah masa tanggal kadaluarsa jamur, bila mendekati Anda jangan memilihnya. Pastikan jamur atau bibit yang dipilih memilih tangga yang kadaluarsa yang masih jauh.
  • Bila Anda belum mengerti sepenuhnya dengan jamur tiram, dapat menanyakan segala halnya pada petani yang telah sukses.

Setidaknya dengan tips budidaya jamur tiram di rumah ini Anda telah mengerti dengan kriteria jamur tiram yang berkualitas.

Media Tanam Yang Tepat Untuk Jamur Tiram

Tips Budidaya Jamur Tiram bagi pemula

Tips budidaya jamur tiram di pekarangan yang selanjutnya adalah menyiapkan media yang tepat. Untuk jamur sendiri banyak media yang dapat di gunakan. Namun Anda jangan sampai sembarangan untuk  menanamnya. Karena jamur tiram sendiri sangat sensitif terserang hama. Nah, untuk itu agar  jamur tiram dapat tumbuh dengan subur gunakanlah baglog. Baglog bisa Anda dapatkan dari serbuk gergaji, dari bekatul, kapur dan sebagainya.

Campurkan ketiga bahan tersebut hingga menjadi satu. Kemudian Anda bisa menggunakan berbagai campuran bahan tersebut untuk memperoleh jamur. Dalam pembuatan baglog tentunya sangat mudah. Berikut inilah cara membuat baglog sebagai media jamurnya .

  • Campurkan beberapa bahan seperti 100 kg garjen, 10 kg bekatul dan 2 kapur. Anda bisa  mencampurkan bahan  tersebut dengan air.
  • Setelah itu, Anda bisa mengaduknya hingga tercampur rata. Lalu tutup menggunakan terpal maupun plastik

Setelah melakukan tips budidaya jamur tiram dengan mudah seperti yang di atas. Lanjutkan dengan melakukan fermentasi.

Melakukan Proses Fermentasi Media

Tips Budidaya Jamur Tiram terbaik

Untuk tips budidaya jamur tiram  agar cepat panen yang selanjutnya adalah fermentasi media. Seperti yang kita ketahui jika langkah yang satu ini sangat penting. Sebelum menanam bibit jamur tiram ada kalanya untuk Anda mengfermentasi medianya terlebih dahulu.

Karena dengan melakukan fermentasi media terlebih dahulu akan membuat jamur lebih tumbuh subur. Sehingga membuat panennya lebih memuaskan. Terkadang fermentasi media pun dapat mengurangi jamur liar yang tiba-tiba tumbuh. Karena jamur liar yang satu ini akan mengganggu pertumbuhan dari jamur tiram yang akan Anda ternak.

Dalam melakukan fermentasi yang satu ini, Anda bisa mendiami selama 5 hingga 10 hari. Ini membuat proses  pengomposan pada tanah terjadi  dengan sukses. Bahkan Anda juga haus memperhatikan suhu udara. Sewaktu-waktu Anda pun juga bisa membolak balik tanah media untuk jamur tersebut. Bila baglog telah berubah menjadi coklat berarti media  siap digunakan dan ditumbuhi jamur  tiram.