Inilah Tips Budidaya Jamur Tiram Bagi Pemula Yang Mudah

Proses Sterlisasi Media Tanam

Tips Budidaya Jamur Tiram yang benar

Selanjutnya setelah melakukan tips budidaya  jamur tiram yang baik diatas. Anda dapat melanjutkannya  strelisasi. Proses yang satu ini adalah memasukkan media tanam tadi ke dalam sebuah plastik. Plastik yang digunakan pun bukan sembarangan. Anda bisa menggunakan polipropilen. Kemudian letakkan media tanah ke dalam plastik sehingga membentuk sebuah botol. Untuk bagian atasnya bisa dipasang sebuah ring yang terbuat dari pipa kecil. ring inilah yang nantinya dapat di gunakan tempat kapas sebagai media penyumbatnya.

Kemudian Anda bisa melanjutkannya dengan proses strelisasi. Proses ini dilakukan dengan cara mengukusnya. Alat yang bisa di gunakan untuk mengukusnya bisa menggunakan drum. Satu drum dapat dapat diisikan 60 baglog. Drum akan dipanaskan dengan uap air suhu 95-110 derajat selama 5 jam.

Proses Inokulasi Baglog

Tips Budidaya Jamur Tiram yang tepat

Tips budidaya jamur tiram yang mudah adalah melakukan inokulasi baglog. Porses yang satu ini berguna untuk mendinginkan atau mengembalikan baglog dalam suhu normal. Biasanya proses yang satu ini akan berjalan selama 1 x 24 jam. Tentunya pastikan baglog tidak terkontaminasi bakteri sehingga yang harus dilakukan menormalkan sirkulasi udara di sekitar baglog.

Setelah itu lanjutkan dengan proses pengisian bibit. Buka tutup dari baglog lalu, Anda bisa mengisikan bibit secukupnya. Lalu aduklah hingga bibit tersebar secara merata. Baru Anda bisa menutup kembali baglog dengan kapas yang baru. Dan Anda bisa  kembali mengikuti tips budidaya jamur tiram dengan tepat yang selanjutnya.

Proses Inkubasi Baglog Yang Benar

Tips Budidaya Jamur Tiram dengan benar

Proses inkubasi baglog menjadi tips budidaya jamur tiram  paling mudah yang harus diperhatikan. Hak yang satu ini adalah sebuah proses dimana tiram harus di letakkan pada suhu yang lebih rendah. Sehingga suhu lembab pun akan tercipta dan membuat kapasitas dari jamur akan semakin baik. Untuk proses inkubasi yang satu ini akan berjalan beberapa minggu. Setidaknya hingga tumbuh cikal bakal jamur tiram.

Jika sudah begini Anda bisa membuang tutup dan biarkan terbuka. Karena jamur harus selalu dalam keadaan lembab. Anda harus menyemprotkan air secara rutin agar tetap lembab. Sehingga jamur tiram dapat tumbuh hingga besar.

Panen Jamur Tiram Yang Benar

Tips Budidaya Jamur Tiram yang sukses

Tips budidaya jamur tiram putih selanjutnya adalah melakukan panen yang benar. Untuk melakukan panen jamur tiram yang satu ini, Anda bisa menggunakan pisau dan cutter yang bersih. Kemudian untuk mengambil  jarum bisa memotong pangkal batangnya. Kemudian langsung letakkan pada keranjang dan di bersihkan terlebih dahulu sebelum dilakukan pengemasan menggunakan plastik.

Nah, itulah informasi yang dapat kami sampaikan seputar tips budidaya jamur tiram dengan tepat yang bisa  Anda  ketahui. Dengan mengikuti berbagai tips budidaya jamur tiram terbaru di atas, dapat dipastikan usaha budidaya Anda akan lebih  sukses nantinya. Semoga dengan adanya  artikel yang satu ini bisa bermanfaat bagi Anda. Terus simak informasi seputar panduan cara ternak lengkap hanya di panduanternak.com