Inilah Tips Budidaya Jamur Tiram Bagi Pemula Yang Mudah

Melakukan Proses Fermentasi Media

Tips Budidaya Jamur Tiram terbaik

Untuk tips budidaya jamur tiram  agar cepat panen yang selanjutnya adalah fermentasi media. Seperti yang kita ketahui jika langkah yang satu ini sangat penting. Sebelum menanam bibit jamur tiram ada kalanya untuk Anda mengfermentasi medianya terlebih dahulu.

Karena dengan melakukan fermentasi media terlebih dahulu akan membuat jamur lebih tumbuh subur. Sehingga membuat panennya lebih memuaskan. Terkadang fermentasi media pun dapat mengurangi jamur liar yang tiba-tiba tumbuh. Karena jamur liar yang satu ini akan mengganggu pertumbuhan dari jamur tiram yang akan Anda ternak.

Dalam melakukan fermentasi yang satu ini, Anda bisa mendiami selama 5 hingga 10 hari. Ini membuat proses  pengomposan pada tanah terjadi  dengan sukses. Bahkan Anda juga haus memperhatikan suhu udara. Sewaktu-waktu Anda pun juga bisa membolak balik tanah media untuk jamur tersebut. Bila baglog telah berubah menjadi coklat berarti media  siap digunakan dan ditumbuhi jamur  tiram.

Proses Sterlisasi Media Tanam

Tips Budidaya Jamur Tiram yang benar

Selanjutnya setelah melakukan tips budidaya  jamur tiram yang baik diatas. Anda dapat melanjutkannya  strelisasi. Proses yang satu ini adalah memasukkan media tanam tadi ke dalam sebuah plastik. Plastik yang digunakan pun bukan sembarangan. Anda bisa menggunakan polipropilen. Kemudian letakkan media tanah ke dalam plastik sehingga membentuk sebuah botol. Untuk bagian atasnya bisa dipasang sebuah ring yang terbuat dari pipa kecil. ring inilah yang nantinya dapat di gunakan tempat kapas sebagai media penyumbatnya.

Kemudian Anda bisa melanjutkannya dengan proses strelisasi. Proses ini dilakukan dengan cara mengukusnya. Alat yang bisa di gunakan untuk mengukusnya bisa menggunakan drum. Satu drum dapat dapat diisikan 60 baglog. Drum akan dipanaskan dengan uap air suhu 95-110 derajat selama 5 jam.